Google
Web Explore Indonesia

Bahasa Lainnya

English Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Croatian Czech Danish Dutch Finnish French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Russian Spanish Swedish Filipino Indonesian

Komentar Terkini

Seven Seas
Venue
IFSS
MUSEUM LINGGARJATI: Mengenang Jejak Pahlawan PDF Cetak Email
Oleh : Redaksi Explore Indonesia   
Rabu, 22 April 2009 16:19


 

 

Museum Perundingan Linggajati terletak di Desa Linggajati, dan termasuk dalam Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Pada tahun 1946 di gedung ini berlangsung peristiwa bersejarah yaitu Perundingan antar Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Belanda yang menghasilkan Naskah Linggarjati sehingga gedung ini sering disebut Gedung Perundingan Linggarjati.

Museum itulah yang sempat kami kunjungi beberapa waktu lalu. Jalan-jalan mengunjungi museum, apa bagusnya sih? Pertanyaan ini sempat terlintas di pikiran saya beberapa saat sebelum masuk museum. Museum Linggarjati, yang letaknya beberapa meter atau di seberang jalan rumah teman saya yang kami gunakan untuk menginap, belum pernah kami kunjungi. Walaupun sudah menetap disana selama satu minggu.

Berjalan memasuki museum Perundingan Linggarjati, saya melihat sesuatu yang unik. Biaya masuk museum dengan membayar uang seikhlasnya, atau dengan tanpa uang pun kita diperbolehkan memasukinya. Cukup mengisi buku tamu yang disediakan.

Bangunan museum berdiri di atas tanah seluas 2,4 ha, dengan luas bangunan 800 m2. Memasuki ruang dalam museum, terdapat: ruang sidang, ruang sekretaris, kamar tidur Lord Killearn (Inggris), ruang pertemuan Presiden Soekarno dan Lord Killearn, kamar tidur delegasi Belanda, kamar tidur delegasi Indonesia, ruang makan, kamar mandi/WC, ruang setrika, gudang, bangunan paviliun, dan bangunan garasi. Semua fasilitas yang terdapat di museum masih asli walaupun ada beberapa properti yang merupakan duplikatnya. Kesan jaman tempo doeloe masih terasa sangat kuat saat memasuki museum.

Cukup bangga juga melihat museum ini yang terawat dengan baik. Dengan proses renovasi yang dilakukan tanpa mengubah bentuk aslinya. Kebersihan museum juga terjaga dengan baik. Miniatur yang menggambarkan suasana perjanjian Linggarjati juga terdapat di dalam museum. Di halaman gedung terdapat tugu yang berisikan perjanjian Linggarjati.

Di area museum ini juga terdapat pedagang makanan khas berupa tahu genjrot seharga empat ribu rupiah per porsi. Menikmati tahu genjrot sambil bersantai di taman dalam area museum cukup menyenangkan. Selain itu, pengunjung dapat belajar banyak tentang berbagai hal yang dilakukan para pahlawan pendahulu bangsa dalam menyiasati eksisnya negara Indonesia tercinta. (Sumber : teamtouring.web.id)

Komentar
Hanya pengguna yang sedang online bisa memberi komentar!

3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Jajak Pendapat

Pemerintah menetapkan target kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2009 ini sebesar 6,5 juta orang. Apakah anda yakin target tersebut tercapai?
 

Beritahu Teman Anda

Beritahu teman anda melalui email tentang website ini.

User Online

Ada 136 tamu online

Gallery Foto

Pawai Budaya 03.jpg.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini200
Buku PPWI
JBS
IFSS
Copyright © 2008 Explore Indonesia
Best view with: Mozilla Firefox 2.0, IE7