Google
Web Explore Indonesia

Bahasa Lainnya

English Chinese (Simplified) Chinese (Traditional) Croatian Czech Danish Dutch Finnish French German Greek Hindi Italian Japanese Korean Russian Spanish Swedish Filipino Indonesian

Komentar Terkini

IFSS
Seven Seas
Venue
Hary Suwanda, ST, MM PDF Cetak Email
Oleh : Redaksi Explore Indonesia   
Rabu, 28 Mei 2008 10:23

 

CEO Lumen Capital Resources

“Salah satu kelemahan terbesar generasi kita adalah mudah menyerah pada keadaan sulit yang menimpa usahanya. Untuk mengatasi hal ini hanya ada 2 hal yang perlu dilakukan. Pertama, fokus pada sasaran yang ingin dicapai tanpa peduli kesulitan kanan-kiri. Kedua, perlu ada orang dekat kita yang jadi motivator fanatik yang terus-menerus memotivasi kita dalam mencapai sasaran tadi.”

Berbeda dengan edisi sebelumnya, kali ini kru Explore Indonesia mencoba menyajikan profil seorang tokoh muda belia yang akan bercerita tentang bagaimana merintis dan memajukan usaha. Apapun usaha yang sedang dan akan Anda rintis, pesannya hanya satu, jangan pernah menyerah sebelum sampai ke garis finish, sebelum tiba pada sukses yang Anda inginkan. Ya, inilah hal penting yang disampaikan oleh pengusaha muda yang memiliki nama lengkap Hary Suwanda, ST, MM saat tim Explore Indonesia menyambanginya untuk sebuah wawancara khusus di kantornya di Menara Eksekutif, di bilangan Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

Jam menunjukkan pukul 12 lewat sedikit, kami akhirnya berhasil menjumpai Pak Hary, demikian kolega dan teman-temannya memanggilnya. Penampilan dan tampang keren, sedikit agak baby-face, dengan senyum ramah menyambut kedatangan kami, telah menghadirkan keteduhan hati bagi setiap tamu yang mendatanginya. Itulah kesan yang kami dapatkan selama wawancara itu. Pria lulusan Fakultas Teknik Sipil & Perencenaan Jurusan Teknik Arsitektur pada Institut Teknologi Surabaya (1993) itu adalah pendiri dan CEO (Chief Executive Officer) Lumen Capital Resources, yang bergerak di bidang pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi mereka yang ingin melakukan usaha bidang Forex Trading. Selain itu, ia juga aktif di Limited Fund Management sejak 2005.

 

Kunci Sukses

Sesuatu yang terdengar ganjil tentunya melihat latar belakang pendidikan Pak Hary, yakni bidang tehnik sipil, dengan usaha yang digeluti saat ini, bidang keuangan. Namun, hal ini terjawab ketika ditanyakan tentang filosofi hidupnya. Secara singkat dijelaskannya bahwa yang membuat dia merasa amat berbahagia adalah ketika ia berhasil melakukan sesuatu yang awalnya dianggap mustahil dikerjakan. Dalam beberapa pengalaman penting dalam karirnya, ia menemukan rangkaian keberhasilan itu, dan membuatnya sangat bahagia.

Suatu saat, ada seorang tua yang sudah ubanan, berusia di atas 60-an tahun, menjadi peserta diklat yang diadakan Lumen Capital Resources. Dari sisi kemampuan belajar dan berlatih di usia ini, hampir tidak mungkin melatihnya untuk berhasil melakukan Forex Trading, terutama karena harus menguasai ketrampilan komputer dan internet. “Si Bapak ini sama sekali nol pengetahuannya di bidang komputer dan internet,” kata Hary. Tapi, karena semangat belajar dan kegigihannya luarbiasa, akhirnya ia berhasil juga mendapatkan apa yang dia inginkan yakni sukses menjalankan program forex trading dengan penghasilan yang diinginkannya. ”Pada kondisi itulah saya merasa amat excited, sangat berbahagia, melakukan hal yang semula dianggap tidak mungkin.” katanya dengan rasa bangga.

Salah satu kelemahan terbesar generasi kita adalah mudah menyerah pada keadaan sulit yang menimpa usahanya. Untuk mengatasi hal ini hanya ada 2 hal yang perlu dilakukan. Pertama, fokus pada sasaran yang ingin dicapai tanpa peduli kesulitan kanan-kiri. Kedua, perlu ada orang dekat kita yang jadi motivator fanatik yang terus-menerus memotivasi kita dalam mencapai sasaran tadi. Di sinilah sebenarnya fungsi seorang trainer atau guru/dosen, bahkan orang tua, bagi peserta didik. Apapun jenis pendidikan dan latihan yang kita laksanakan, si pelatih harus mampu berfungsi sebagai motivator tiada kenal putus asah terhadap partisipan diklat.

 

Apa sih Forex Trading itu?

Sebagian besar masyarakat Indonesia masih awam tentang forex trading. Secara singkat namun gamblang Hary Suwanda menjelaskan bahwa Forex (Foreign Exchange) biasanya dikenal sebagai valuta asing (valas), atau kegiatan pertukaran mata uang antar negara. Forex Trading adalah transaksi perdagangan nilai tukar mata uang asing di pasar uang internasional. Pasar forex merupakan pasar uang terbesar di dunia. Forex Trading merupakan salah satu pilihan investasi yang sedang berkembang di tanah air saat ini.

Cukup banyak pelaku transaksi di pasar forex. Mereka antara lain pemerintah negara-negara di seluruh dunia, bank-bank besar dunia, perusahaan-perusahaan internasional, pengelola investasi global, spekulan valas, dan perorangan. Karena begitu banyaknya pemain di pasar forex, menyebabkan perputaran uang menjadi sangat cepat. Bayangkan, nilai transaksi perdagangan mata uang yang terjadi setiap hari mencapai lebih dari 1,9 triliun US dollar. Itu artinya uang dapat berpindah tangan dari satu tempat ke tempat lain hanya dalam beberapa detik. Setiap orang secara bebas dapat mengambil keuntungan yang terjadi terhadap naik-turunnya kurs mata uang yang terjadi di pasar forex.

Nah, untuk bisa berhasil menjadi ”pedagang” di pasar forex itu, perlu pengetahuan, ketrampilan, dan intuisi enterpreneur yang memadai. Setiap orang yang ingin berhasil berdagang mata uang di pasar uang internasional membutuhkan strategi yang baik agar bisa sukses menjalankan usahanya. Tentu saja, belajar dan berlatih di bidang forex trading menjadi keharusan. ”Inilah yang kami berikan kepada masyarakat, menawarkan bantuan diklat, berupa seminar dan workshop, agar mampu menetapkan perencanaan dan strategi jitu dalam berdagang valas.” kata Hary.

 

Menjadi Terang bagi Orang Lain

Selama mengelola usahanya, Hary Suwanda juga mengalami pasang-surut keberhasilan dan ketidak-berhasilan. Lumen Capital Resources pada awal berdirinya sekitar 3 tahun lalu, pada 2005, belum memiliki apa-apa. Suami Susan Limena ini hanya bermodalkan idealisme bahwa usaha membangun bangsa kita harus dimulai dari mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap orang Indonesia, membangun SDM. Oleh karena itu, lulusan Magister Manajemen tahun 1997 itu kemudian terobsesi untuk mendirikan sebuah lembaga diklat bidang keuangan internasional yang diberi nama Lumen Capital Resources (LCR). ”Lumen berarti cahaya, jadi filosofinya adalah bahwa lembaga ini harus menjadi cahaya bagi peserta didiknya; harus menghadirkan cahaya bagi setiap orang yang belajar di LCR, yang pada akhirnya setiap peserta harus menjadi cahaya untuk menerangi semua orang di lingkungannya, menjadi terang bagi dunia,” ujar Hary menguraikan obsesinya.

Dalam menjalankan kegiatan pelatihan forex trading, ayah dua anak, Karina Patricia Suwanda (P) dan Richard Karunia Suwanda (L) ini bersama partner kerjanya, Felix B Widjaya, seorang profesional forex trader, senantiasa melakukan pengembangan startegi pelatihan. Demikian juga dengan perlengkapan kerja (dalam bentuk software komputer) bagi setiap peserta pelatihan, senantiasa ditingkatkan kehandalan kinerja program komputer tersebut. Dengan demikian, kelemahan dan kekurangan yang dijumpai akan selalu diperbaiki dan disempurnakan.

Hasilnya? Tidak tanggung-tanggung, Hary Suwanda bersama LCR-nya akhirnya sukses mengantarkan 5 orang dari Kontingen Indonesia meraih Nominasi ke-2, 3, 5, 7, dan 10 pada Lomba Forex International FXDD – 2008 belum lama berselang. Suatu prestasi yang amat fantastis, menggunakan peralatan (software) hasil rancangan Felix B Widjaya, dkk. Indikator keberhasilan LCR adalah ketika partisipan kita puas dan mampu mencapai maksud mereka belajar dan berlatih yaitu melakukan trading di pasar forex dengan hasil yang maksimal. Ketika mereka puas, kita baru merasakan bahagia luar biasa, yang tidak mungkin tergantikan oleh uang seberapapun besarnya.

Kini, Lumen Capital Resources melalui layanan dukungan seumur hidup (life time support) dengan bangga mengembangkan strategi Immortal Lumen Forex. Sebuah solusi jadi ”pedagang” di pasar forex yang meniadakan sama sekali kemungkinan loss atau merugi dalam usaha ini. ”Dengan menggunakan strategi yang kita berikan, didukung oleh program komputer yang kita sediakan, maka setiap forex trader tidak akan pernah mengalami rugi. Ini bukan iklan, ini hasil pengembangan program yang kita lakukan secara terus-menerus,” jelas penggemar film ’Man of Honour’ ini dengan mimik serius.

Apakah setiap orang harus jadi forex trader, Pak Hary? Hahaha, tentu tidak, jawabnya cepat. ”Saya sependapat dengan Mario Teguh, seorang pakar marketing, katanya: kunci pertama dalam sukses adalah carilah pekerjaan yang Anda passionate, yang Anda sangat berkeinginan melakukannya. Carilah bidang kerja yang Anda sangat menyenanginya.” itulah pesan pria kelahiran Surabaya ini menutup percakapan siang itu.

Komentar
Hanya pengguna yang sedang online bisa memberi komentar!

3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 

Jajak Pendapat

Pemerintah menetapkan target kunjungan wisatawan asing ke Indonesia pada tahun 2009 ini sebesar 6,5 juta orang. Apakah anda yakin target tersebut tercapai?
 

Beritahu Teman Anda

Beritahu teman anda melalui email tentang website ini.

User Online

Ada 95 tamu online

Gallery Foto

PICT7518-web-edit.jpg.jpg

Jumlah Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini45
IFSS
Buku PPWI
JBS
Copyright © 2008 Explore Indonesia
Best view with: Mozilla Firefox 2.0, IE7