








| Indonesia Kembangkan 3 Kota Destinasi MICE Unggulan: Mendulang Devisa melalui Ratusan Event |
|
|
|
| Oleh : Redaksi Explore Indonesia | |||||||
| Rabu, 22 April 2009 15:41 | |||||||
|
![]()
Dalam rangka menyemarakan Tahun Kunjungan Wisata Indonesia 2009, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) Republik Indonesia bersama pelaku bisnis (kalangan industri dan stakeholder pariwisata lainnya) tengah mengembangkan tiga kota besar yakni Palembang, Mataram, dan Bandung sebagai destinasi MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) unggulan. “Saat ini kita memiliki 10 destinasi unggulan, yakni Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Balikpapan, Medan, Batam-Bintan, Padang-Bukittinggi, Makassar, dan Manado. Dengan bertambahnya 3 destinasi itu diharapkan akan banyak pilihan untuk mengadakan kegiatan MICE di tanah air,” kata DR. Sapta Nirwandar, Dirjen Pemasaran Depbupdar seusai memimpin 'Rakor Pemasaran Marine & MICE Tahun Kunjungan Indonesia 2009' di Balairung gedung Sapta Pesona Jakarta, beberapa waktu lalu. Sapta Nirwandar yang didampingi Direktur Konvensi, Insentif dan Pameran (MICE) Nia Niscaya, Direktur Pengembangan Pasar Syamsul Lussa, dan Sekjen Gahawisri Didien Juneidy, mengatakan sesuai dengan tema VIY 2009 'Marine & MICE' dua produk pariwisata ini diharapkan akan menjadi daya tarik kunjungan wisman yang tahun ini ditargetkan sebesar 6,5 juta dengan perolehan devisa sekitar US$ 6,9 miliar. Untuk meningkatkan kunjungan wisman MICE, kata Nia Niscaya, akan dilaksanakan ratusan event nasional dan internasional di 13 destinasi MICE di tanah air, baik yang terkait maupun tidak terkait dengan event pariwisata. “Posisi Maret ini sudah terdatar 143 event nasional dan 141 event internasional,” kata Nia seraya mengatakan, tahun 2008 lalu kegiatan MICE di Indonesia sebanyak 400 event nasional dan 225 event internasional. Sementara untuk kegiatan wisata bahari (marine tourism) terdapat 90 obyek wisata bahari, namun yang siap dijual 20 obyek yakni untuk diving 11 obyek , surfing 5 obyek, selancar angin 2 obyek, dan mancing 2 obyek. “Produk atau obyek wisata bahari yang siap jual ini setelah mempertimbangkan kesiapan aksesibilitas (trasnportasi darat, laut, udara), safety and security, fasilitas akomodasi dan infrastruktur, serta kesiapan masyarakat,” kata Syamsul Lussa. Selain itu, pada tahun ini juga akan diselenggarakan berbagai event-event besar yang pastinya dapat menarik para wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia. ‘Rakor Pemasaran Marine &MICE Tahun Kunjungan Indonesia 2009’ dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan industri, pengurus asosiasi pariwisata, Disbudpar, instansi terkait, serta ketua Badan Promosi Pariwisata dari Batam, Yogyakarta, dan Bali. (Sumber: Humas Depbudpar)
Hanya pengguna yang sedang online bisa memberi komentar!
3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."
|
Gara-gara lihat tayangannya di wisata...
Tanjung Lesung menurut beberapa orang...
Di bandung juga ada, klo ga salah dis...
Pariwisata memang aset daerah (pereko...
Sudah seharusnya kita mempertahankan ...